Apakah yang ada di pikiran anda ketika mendengar kata "perempuan"?
Bagi saya yang merupakan kaum wanita, saya bahagia dan bangga menjadi seorang perempuan! Saya terinspirasi untuk menulis tentang perempuan disini, karena ternyata di dunia luar sana, masihlah banyak perempuan yang masih ditindas! Ada seorang teman laki-laki yang berkata, "Perempuan tidak boleh marah dan membalas ketika suaminya memarahi atau memukulnya." Spontan saja mendengar kalimat ini saya langsung silat lidah. Perempuan juga lah seorang manusia, bukan begitu? Mengapa harus menunduk pada kekasaran laki-laki?
Jujur saja, selama ini saya mengira bahwa emansipasi wanita sudah berjalan dengan mulus di berbagai pelosok dunia. Tapi tak disangka, ternyata saya menemukan sendiri bahwasanya masih ada saja kaum pria yang menganggap wanita tidak memiliki derajat yang sama dengan mereka.
Tambahan kekagetan saya adalah ketika teman laki-laki saya berkata bahwa lelaki itu boleh memiliki banyak perempuan, sedangkan bagi perempuan itu adalah sesuatu yang tabu.
HARH??? Bukannya ketidaksetiaan itu sesuatu yang menyakitkan baik bagi perempuan dan laki-laki? Ada pula ya orang di dunia ini yang masih percaya bahwa lelaki boleh ini dan itu, sedangkan perempuan melakukan ini dan itu adalah tabu.
Well, saya tahu tidak semua lelaki seperti teman saya di atas yang mengagung-agungkan dirinya sebagai seorang lelaki. Hanya pesan saja bagi para kaum pria, hormatilah perempuan, karena tanpa perempuan, dirimu tidak akan ada di dunia ini. Sakit dan bahagia yang kamu rasakan, juga dirasakan oleh kaum wanita, karena kita semua adalah manusia :)
Dan pesan bagi para kaum wanita, walaupun saya mengkritik laki-laki yang menganggap perempuan itu tidak berharga, tapi kita sebagai seorang perempuan juga harus menghormati kaum pria. Hormati mereka karena kita sama-sama manusia dengan akal dan budi! Ketika mereka memukul dan menghina kita sebagai perempuan, mungkin hal terbaik adalah putus hubungan dengan mereka dan mencari perlindungan.
Saya masih berpegang pada prinsip bahwa orang lain itu susah untuk diubah, yang bisa kita lakukan hanyalah mengubah diri kita sendiri.
Kebetulan juga hari ini mendapatkan artikel berikut:
The Buddha's attitude towards women can be seen when the news of the birth of a daughter was brought to his friend, King Kosala. The King was displeased at the news as he expected a son, but the Buddha, unlike any other religious teacher, paid a glowing tribute to women and mentioned certain characteristics that adorn a woman in the following words:
"Some women are indeed better (than men). Bring her up, O Lord of men. There are women who are wise, virtuous, who have high regard for mothers-in-law, and who are chaste. To such a noble wife may be born a valiant son, a Lord of Realms, who will rule a kingdom."
Semoga bermanfaat :)

No comments:
Post a Comment