Wednesday, September 22, 2010

The Plaza

Hello readers! How are you doing? :)

Kali ini saya ingin menceritakan pengalaman saya tersesat hehe! Karena saya musti menemukan "The Plaza-Beach Road" untuk naek bus balik kampong ke KL hari Jumat ini, kemaren saya melakukan research dimanakah The Plaza itu?

Pencarian dari internet mengatakan MRT station terdekat adalah Bugis MRT station, jadi pencarian dimulai dari tempat ini. Saya berputar ke arah yang bertuliskan Beach Road, tapi ternyata bukan Beach Road yang saya temukan, Road dengan nama lain malahan yang saya temukan. Namun, saya tidak menyerah.. Saya benar-benar berputar mengelilingi bangunan Bugis Junction dan bertanya pada seorang cleaner yang saat itu sedang berdiri (ternyata dia tidak bisa berbahasa Inggris! Jadi saya tidak mendapat jawaban darinya). Saya berjalan lurus dan akan menyeberang jalan, ketika seorang Western man bertanya pada saya "Do you know where is Beach Rd?". Seketika itu juga saya tertawa dan berkata, "I am looking for that Road too. But I think maybe this way (sambil menunjuk arah road yang sudah saya lewati tapi masih belom di explore sampai belakang)".

Akhirnya dia berjalan sesuai arahan saya, dan saya pun berjalan ke arah lainnya untuk menemukan Beach Rd. Setelah beberapa saat berputar, ternyata saya bertemu lagi dengan Western man itu, tapi kali ini saya tidak berjalan menghampiri dia karena saya pikir no point kembali ke tempat yang ternyata si Western man pun tidak menemukan Beach Rd.. Saya berjalan ke arah lainnya dan bertanya pada orang yang akan menyeberang. Karena dia menunjuk ke arah depan, saya pun berjalan lurus.. Tapi yang saya temukan adalah Arab Street! Wahh anda semua pasti tidak menyangka bagaimana saya memasuki beberapa toko dan bertanya pada mereka. Well.. beberapa orang dari yang saya tanyakan pun juga tidak pasti dimana bangunan itu, tapi mereka bertanya kepada orang lain dan malahan sampai akan menggambarkan peta agar saya sampai disana. Karena saya merasa sudah tahu, saya pun berkata, "It's okay. I just need to go straight and then turn to the right, rite?". Dan pencarian tak berujung pun dilanjutkan.. Sampai akhirnya sampailah saya pada satu building, saya perkirakan bangunan itu adalah office karena banyak Westerners berpakain rapi berjalan sana sini menenteng tas kerja, saya beranikan diri masuk dan bertanya pada Uncle sang receptionist.

Nahh berkat dia, saya berhasil menemukan Beach Rd!! Tapi dimana The Plaza?? Di titik ini saya sudah hampir MENYERAH!! Dalam hati, "Ahhh sudah laa mau tukar tiket aja, jadi berangkatnya dari tempat yang saya kenal daripada ga ketemu gini". Tapi saya tetap meneruskan pencarian sampai ke satu hotel berbintang. Saya sungguh beruntung karena waktu itu ada bellboy yang keluar dan dia memberitahukan dimana letak The Plaza. "It's just behind this hotel, you can go from this hotel :)".

Bisa anda bayangkan saya meloncat kegirangan karena akhirnya menemukan The Plaza!!! hahaha!! :) :) :)

Walaupun pencarian nya melelahkan dan mengambil waktu cukup lama, saya dapat memetik pelajaran dari pengalaman ini. Sama dengan pencarian kerja yang sekarang saya lakukan, berputar dan berputar.. Nampak seperti tidak ada jalan keluar dari perjalanan ini. Tapi sekarang saya percaya dengan SEMANGAT dan TIDAK MUDAH PUTUS ASA dalam hati, kita pasti bisa menemukan akhir dari pencarian kita. Selain itu, dalam jalan-jalan yang kita lalui, kita patut bersyukur karena kita bisa bertemu dengan berbagai macam orang. Orang yang dengan senyum ramahnya dan apapun yang dia bisa lakukan untuk membantu kita, orang yang membantu kita dengan membuang muka, orang yang sama-sama mencari, dan orang yang sama sekali tidak tahu dimana tujuan kita. Kita belajar dan menambah nilai dalam hidup kita dari jalan-jalan yang kita lalui sebelum akhirnya kita meraih tempat tujuan.

So, it's very true what Uncle Ng told me via email:
"My  last word of advice.. take this transition period  gracefully. No doubt it is important and is in great urgency to get a job,  but  do be patience and enjoy the minutes of life since we can't change them anyway for  the time being."

Thank you, Uncle Ng and friends and people who have helped and supported me until this moment! May all of you be well and happy always! :) :) :)

Friday, September 17, 2010

A man with his friends

Ternyata menunggu itu bukanlah pekerjaan yang mudah untuk dilakukan.. Karena menunggu dan tidak mengerjakan sesuatu yang berarti, 2 malam yang lalu pikiran saya mulai terbang.. berpikiran yang tidak-tidak dan membayangkan masa depan yang belom tentu akan terjadi.

Well, akibatnya ketika bangun di pagi hari saya menjadi benar-benar DOWN!! Bingung dengan semua hal ini, dan merasa insecure. Fortunate enough, I have a lot of friends who support me. Mungkin di saat itu mereka tidak mengetahui kalau saya sedang DOWN, tapi apa yang mereka berikan kepada saya merupakan suatu hadiah yang sangat berarti. Hal yang mereka lakukan mampu mengubah mood saya 1000 degree dan menjadikan saya bersemangat kembali untuk tetap berjuang.

Nah, readers.. ini adalah pembuktian bahwa saya sebagai manusia, makhluk sosial, membutuhkan orang lain untuk dapat mengepakkan sayap lagi. Jadi hargailah dan cintailah orang-orang yang berada di sekitar anda, hapuskanlah rasa benci kepada mereka. Sungguhlah sayang jika hidup ini kita habiskan untuk membenci seseorang karena setitik kesalahan mereka. Belajar memaafkan dan dirimu akan hidup lebih berbahagia :) :)


May you be well and happy always!!! :)

Thursday, September 9, 2010

Jangan tunggu untuk berbuat baek

Hello readers!! c:

Jangan bertanya kenapa saya jadi rajin nge-blog akhir-akhir ini hahaha!! Yakk seperti yang kalian semua ketahui, saya sedang mempunyai banyak sekali waktu luang, jadi saya pikir ada baiknya juga untuk dihabiskan menuliskan pengalaman saya yang mungkin bisa menginspirasikan teman-teman hehe!!

Pengalaman hari ini yang saya dapatkan adalah ketika saya naik MRT menuju Ang Mo Kio.


Karena kebosanan melanda, pukul 1.00 p.m saya langsung ketik di Google "Ang Mo Kio Shopping Centre". Nahh seperti yang diharapkan, keluarlah alamat web yang dituju beserta dengan bagaimana cara menuju ke sana. Di tengah perjalanan menuju Sembawang MRT, tiba-tiba saya teringat "OMB!! Saya belom kirim email ke Monash Admin yang menyatakan bahwa Jimmy hari ini akan mengambil academic transcript saya!!!" Secepat kilat saya pun sms Jimmy yang ternyata juga sedang berada di tempat pengambilan. Saya kembali lagi ke kamar dan mengirimkan email..

Satu rasa syukur di hati karena saya memiliki BEST FRIENDS! Bukan hanya Jimmy yang telah menolong saya, tetapi Hartanto juga bahkan sampai harus menelepon internasional ke no hp saya disini. Dan sungguh tidak beruntung pulsa di hp habis jadi kemaren Hartanto tidak bisa menelepon saya.. Terima kasih Jimmy dan Hartanto!! Oyaa Edi juga, karena telah memberi informasi =D

Okay, jadi setelah semua urusan beres.. saya kembali melanjutkan perjalanan menuju Ang Mo Kio Shopping Centre. Ketika sedang menunggu MRT datang, saya melihat seorang apek yang tangannya sakit (diikat kain yang tersambung ke leher atau apapun istilah kedokterannya haha). Disitu pun dalam hati, saya berkata "wah kasian ya apek ini.. Nanti di dalam MRT harus hati-hati. Kalau tersenggol mungkin lukanya ga sembuh-sembuh tuh".

Singkat cerita.. MRT datang ~ dan betapa kagetnya saya.. PENUH!!! Padahal ini kan bukan jam orang pulang kerja (masih jam 1.30 p.m.). Jadi kita semua masuk berjejalan ke dalam MRT. Berhenti di 1 station ahead, beberapa orang turun dan naek. Ada kursi yang bertuliskan RESERVED SEAT kosong, ehh malahan anak muda yang duduk disana, bukannya memberikan pada orang tua laennya yang sedang berdiri. Disini nih hati saya sudah galau, USIR ato GA, USIR ato GA?? Sampe berkali-kali pertanyaan seperti itu muncul di pikiran. Akhirnya di 1 station berikutnya, karena benar-benar merasa kasian dengan apek yang tangannya sakit itu, saya memberanikan diri ngomong ke anak muda yang duduk di RESERVED SEAT.

"Excuse me.. Do you mind to give your seat to this uncle?"

Trus kupanggil apek itu, dan akhirnya dia mendapatkan tempat duduk =D. Apek berkata "Xiexie".

Ada satu rasa bangga dan bahagia ketika bisa berbuat baik untuk orang lain. Tapi teman-teman, yang perlu dipetik hikmahnya disini itu bukanlah karena kita menolong orang lalu kita merasa bangga dan hebat. Bagi diri saya sendiri, pelajaran yang bisa diambil adalah JANGAN MENUNGGU UNTUK BERBUAT BAIK.
Dan saya bahagia karena saya dapat melakukan hal kecil ini, karena saya percaya jika saya tidak melakukannya.. pikiran bersalah akan menghantui saya.

Cheers,
Carol

Wednesday, September 8, 2010

Berikan SENYUM mu :)

Hello, readers!! c:

Hari ini saya ingin menceritakan pengalaman yang saya dapatkan kemarin :). Ini adalah pengalaman yang menghangatkan jiwa karena ternyata orang yang tidak kita kenal sekalipun dapat berbuat baik kepada kita...

Kemarin siang tiba-tiba saya mendapatkan phone call untuk pergi interview di daerah yang saya sama sekali tidak kenal. Pukul 3 p.m. saya berangkat dari rumah, dan perjalanan hampir 1 jam saya tempuh untuk mencapai MRT station terdekat (menurut prediksi dari internet). Pukul 4.30 p.m. adalah waktu yang telah ditetapkan untuk interview, jadi saya hanya memiliki sekitar 20 menit untuk bisa tiba di perusahaan tepat waktu. Benar-benar mencekam hati!! Setelah tiba di MRT station, saya mencari bus yang menurut prediksi dari internet (lagi!!) bisa mengantar saya sampai tempat tujuan. Jangan tanya bagaimana saya harus berputar kiri dan kanan untuk menemukan bus stop yang cocok. Putar kiri ternyata bus yang saya butuhkan tidak berhenti disana, putar kanan ternyata route bus yang saya butuhkan sudah bukan ke tempat yang dituju..

Di tengah kegalauan hati, hanya satu yang bisa saya pikirkan.. Segera ambil taxi! Tapi saya benar-benar tidak tahu dimana taxi stop hahaha!! Sampai akhirnya saya putuskan untuk menyeberang jalan dan sungguh beruntung saya karena akhirnya bisa menemukan taxi stop. Kali ini waktu sudah menunjukkan pukul 4.15 p.m. (waktu menurut jam tangan saya, yang kata teman-teman sebenarnya kelebihan 5 menit haha) dan tidak ada taxi sama sekali di taxi stop!!! Setelah beberapa menit menunggu, ada 1 taxi yang tulisan atasnya HIRED tapi ketika dipanggil menghampiri saya.. Saya cepat-cepat bertanya apakah uncle tahu alamat yang dimaksudkan, dan dia mengangguk. Wahh, langsung saya lompat ke dalam taxi dengan hati tidak tenang karena waktu hampir mencapai 4.30 p.m.

Di dalam taxi, si uncle mengajak berbicara dengan bahasa Mandarin.. Yahh seperti yang kalian tahu, Mandarin saya tidak sebegitu hebat jadi saya jawab tanpa peduli grammar Mandarin hancur hahaha! Dan si uncle pikir saya orang Malaysia.. Selama berbicara dengan uncle, attention saya agak sedikit teralih dari dag dig dug hampir telat haha!! Sesampainya di depan perusahaan, uncle masih berkata GOOD LUCK dengan senyumnya yang lebar :) :) :)

Nahh di sinilah saya merasakan bahwa kata-kata semangat dan SENYUM sangatlah bermanfaat walaupun itu datang dari seorang asing. Saya dengan percaya diri pun bisa memasuki ruang interview :), walaopun entah bagaimana hasil interview itu (tiba di ruang interview pukul 4.28 p.m.)... Jika berhasil sungguhlah berbahagia, jika tidak berhasil itu adalah suatu pengalaman berharga :)

Teman-teman, satu pelajaran yang bisa diambil disini adalah BERIKAN SENYUM mu walaupun mereka bukanlah orang yang kita kenal, karena kita tidak mengetahui apa dampak sebuah SENYUM pada hati mereka :)

Semoga bermanfaat!! May all beings be well and happy always :)

Tuesday, September 7, 2010

Bertindak Bijaksana

Hello semuanya!! Maaf lama tak meng-update blog hehe!!

Anyway, sekarang saya di Singapore dalam pencarian kerja haha!! Banyak hal yang sudah terjadi, dan satu hal yang ingin diceritakan disini adalah pengalaman saya mencari kerja :)

Bukanlah sesuatu yang mudah memang untuk mencari kerja, apalagi buat kita-kita yang baru saja lulus dari university. Kita menuntut diri kita untuk cepat mendapatkan kerja, menuntut diri kita untuk tidak kalah saing dengan orang lain yang sama-sama baru lulus dalam mendapatkan kerja, dan masih banyak tuntutan lainnya. Namun tahukah kita bahwa sebenarnya tuntutan-tuntutan itu diri kita sendirilah yang membuat dan akhirnya meledakkan emosi kita?
Saya sendiri pun tak bisa memungkiri kalau dalam beberapa minggu yang lalu, saya adalah manusia yang penuh dengan tekanan, bingung, dan hanya berpikir untuk *DAPATKAN KERJAAN SESEGERA MUNGKIN*!! hahaha. Sampai saya melakukan hal-hal yang mungkin tidak bisa diterima secara logis haha.


Bisa dibilang saya cukup beruntung karena saya kembali ditemukan pada ajaran Buddha yang menyadarkan saya akan semua ini. Terimakasih kepada teman-teman yang sudah berkontribusi banyak dalam penyadaran ini haha!! Kepada Mr. Ng yang hanya pernah ketemu dengan saya sekali, tapi benar-benar mengajarkan banyak wisdom kepada saya lewat email-emailnya. Tak lupa juga buat Rifin dan Ko Ju yang menyadarkan saya dari nasehat-nasehatnya. Juga Lia dan Jimmy karena sudah menemani saya jalan-jalan dan meng-explore Singapore selama beberapa hari ini.

Saya kembali sadar bahwa disinilah apa yang dikatakan Sang Buddha adalah benar "The Middle Way", "This moment is the reality". Karena selama ini saya stress menekan diri untuk cepat dapat kerjaan padahal tak banyak yang bisa saya lakukan selain mengirim resume rajin-rajin dan menanti telepon untuk interview. Selama ini pula saya berpikiran ke depan, bagaimana kalau sampai tidak diterima kerja di Singapore padahal sudah habisin uang ortu tinggal di Singapore gini? Nahh, sebenarnya semua itu hanyalah ilusi dari pikiran. Apakah memang benar ortu merasa tidak bahagia karena saya berada di Singapore? Itu suatu hal yang tidak benar karena jika diingat ortu sangat mendukung ketika saya tiba-tiba kembali bersemangat buat mencari kerja di luar Indonesia setelah tidak mendapatkan visa di Malaysia. Mereka bisa dikatakan langsung  menyiapkan apa yang bisa mereka persiapkan agar saya bisa hidup dan mencari kerja di Singapore. Satu hal yang ingin ditegaskan disini adalah ortu hanya berharap kebahagiaan kepada anak-anaknya, dan kita sebagai anak jangan malahan membuat diri kita sendiri tidak bahagia karena pikiran-pikiran jelek kita.

Bertindak bijaksana adalah suatu hal yang perlu dilakukan dalam masa-masa seperti ini. Janganlah menjadi stress karena dikelabuhi oleh pikiran sendiri. Tenangkan pikiran dan mulai melihat segala sesuatu sesuai kenyataan. Dalam waktu penantian ini, kenapa tidak kita menikmati apa yang ada? Mungkin nanti setelah kerja, kita ga bakal bisa jalan santai-santai dan tertawa hahaha hihihi dengan teman dan keluarga.


Cheers,
Carol
P.S. Thanks buat Nicky, anjing owner, yang selalu menemani dan kuajak ngomong hahaha!! Btw, anjing bole dikasih makan roti ga sih? Setiap kali saya beli roti healthy oatmeal, dia minta terus.. jadi kukasih 1/4 hahaha!