Hello readers!! c:
Jangan bertanya kenapa saya jadi rajin nge-blog akhir-akhir ini hahaha!! Yakk seperti yang kalian semua ketahui, saya sedang mempunyai banyak sekali waktu luang, jadi saya pikir ada baiknya juga untuk dihabiskan menuliskan pengalaman saya yang mungkin bisa menginspirasikan teman-teman hehe!!
Pengalaman hari ini yang saya dapatkan adalah ketika saya naik MRT menuju Ang Mo Kio.
Karena kebosanan melanda, pukul 1.00 p.m saya langsung ketik di Google "Ang Mo Kio Shopping Centre". Nahh seperti yang diharapkan, keluarlah alamat web yang dituju beserta dengan bagaimana cara menuju ke sana. Di tengah perjalanan menuju Sembawang MRT, tiba-tiba saya teringat "OMB!! Saya belom kirim email ke Monash Admin yang menyatakan bahwa Jimmy hari ini akan mengambil academic transcript saya!!!" Secepat kilat saya pun sms Jimmy yang ternyata juga sedang berada di tempat pengambilan. Saya kembali lagi ke kamar dan mengirimkan email..
Satu rasa syukur di hati karena saya memiliki BEST FRIENDS! Bukan hanya Jimmy yang telah menolong saya, tetapi Hartanto juga bahkan sampai harus menelepon internasional ke no hp saya disini. Dan sungguh tidak beruntung pulsa di hp habis jadi kemaren Hartanto tidak bisa menelepon saya.. Terima kasih Jimmy dan Hartanto!! Oyaa Edi juga, karena telah memberi informasi =D
Okay, jadi setelah semua urusan beres.. saya kembali melanjutkan perjalanan menuju Ang Mo Kio Shopping Centre. Ketika sedang menunggu MRT datang, saya melihat seorang apek yang tangannya sakit (diikat kain yang tersambung ke leher atau apapun istilah kedokterannya haha). Disitu pun dalam hati, saya berkata "wah kasian ya apek ini.. Nanti di dalam MRT harus hati-hati. Kalau tersenggol mungkin lukanya ga sembuh-sembuh tuh".
Singkat cerita.. MRT datang ~ dan betapa kagetnya saya.. PENUH!!! Padahal ini kan bukan jam orang pulang kerja (masih jam 1.30 p.m.). Jadi kita semua masuk berjejalan ke dalam MRT. Berhenti di 1 station ahead, beberapa orang turun dan naek. Ada kursi yang bertuliskan RESERVED SEAT kosong, ehh malahan anak muda yang duduk disana, bukannya memberikan pada orang tua laennya yang sedang berdiri. Disini nih hati saya sudah galau, USIR ato GA, USIR ato GA?? Sampe berkali-kali pertanyaan seperti itu muncul di pikiran. Akhirnya di 1 station berikutnya, karena benar-benar merasa kasian dengan apek yang tangannya sakit itu, saya memberanikan diri ngomong ke anak muda yang duduk di RESERVED SEAT.
"Excuse me.. Do you mind to give your seat to this uncle?"
Trus kupanggil apek itu, dan akhirnya dia mendapatkan tempat duduk =D. Apek berkata "Xiexie".
Ada satu rasa bangga dan bahagia ketika bisa berbuat baik untuk orang lain. Tapi teman-teman, yang perlu dipetik hikmahnya disini itu bukanlah karena kita menolong orang lalu kita merasa bangga dan hebat. Bagi diri saya sendiri, pelajaran yang bisa diambil adalah JANGAN MENUNGGU UNTUK BERBUAT BAIK.
Dan saya bahagia karena saya dapat melakukan hal kecil ini, karena saya percaya jika saya tidak melakukannya.. pikiran bersalah akan menghantui saya.
Cheers,
Carol

u know wat? u will do that quite alot in singapore...:P
ReplyDelete