Tuesday, September 7, 2010

Bertindak Bijaksana

Hello semuanya!! Maaf lama tak meng-update blog hehe!!

Anyway, sekarang saya di Singapore dalam pencarian kerja haha!! Banyak hal yang sudah terjadi, dan satu hal yang ingin diceritakan disini adalah pengalaman saya mencari kerja :)

Bukanlah sesuatu yang mudah memang untuk mencari kerja, apalagi buat kita-kita yang baru saja lulus dari university. Kita menuntut diri kita untuk cepat mendapatkan kerja, menuntut diri kita untuk tidak kalah saing dengan orang lain yang sama-sama baru lulus dalam mendapatkan kerja, dan masih banyak tuntutan lainnya. Namun tahukah kita bahwa sebenarnya tuntutan-tuntutan itu diri kita sendirilah yang membuat dan akhirnya meledakkan emosi kita?
Saya sendiri pun tak bisa memungkiri kalau dalam beberapa minggu yang lalu, saya adalah manusia yang penuh dengan tekanan, bingung, dan hanya berpikir untuk *DAPATKAN KERJAAN SESEGERA MUNGKIN*!! hahaha. Sampai saya melakukan hal-hal yang mungkin tidak bisa diterima secara logis haha.


Bisa dibilang saya cukup beruntung karena saya kembali ditemukan pada ajaran Buddha yang menyadarkan saya akan semua ini. Terimakasih kepada teman-teman yang sudah berkontribusi banyak dalam penyadaran ini haha!! Kepada Mr. Ng yang hanya pernah ketemu dengan saya sekali, tapi benar-benar mengajarkan banyak wisdom kepada saya lewat email-emailnya. Tak lupa juga buat Rifin dan Ko Ju yang menyadarkan saya dari nasehat-nasehatnya. Juga Lia dan Jimmy karena sudah menemani saya jalan-jalan dan meng-explore Singapore selama beberapa hari ini.

Saya kembali sadar bahwa disinilah apa yang dikatakan Sang Buddha adalah benar "The Middle Way", "This moment is the reality". Karena selama ini saya stress menekan diri untuk cepat dapat kerjaan padahal tak banyak yang bisa saya lakukan selain mengirim resume rajin-rajin dan menanti telepon untuk interview. Selama ini pula saya berpikiran ke depan, bagaimana kalau sampai tidak diterima kerja di Singapore padahal sudah habisin uang ortu tinggal di Singapore gini? Nahh, sebenarnya semua itu hanyalah ilusi dari pikiran. Apakah memang benar ortu merasa tidak bahagia karena saya berada di Singapore? Itu suatu hal yang tidak benar karena jika diingat ortu sangat mendukung ketika saya tiba-tiba kembali bersemangat buat mencari kerja di luar Indonesia setelah tidak mendapatkan visa di Malaysia. Mereka bisa dikatakan langsung  menyiapkan apa yang bisa mereka persiapkan agar saya bisa hidup dan mencari kerja di Singapore. Satu hal yang ingin ditegaskan disini adalah ortu hanya berharap kebahagiaan kepada anak-anaknya, dan kita sebagai anak jangan malahan membuat diri kita sendiri tidak bahagia karena pikiran-pikiran jelek kita.

Bertindak bijaksana adalah suatu hal yang perlu dilakukan dalam masa-masa seperti ini. Janganlah menjadi stress karena dikelabuhi oleh pikiran sendiri. Tenangkan pikiran dan mulai melihat segala sesuatu sesuai kenyataan. Dalam waktu penantian ini, kenapa tidak kita menikmati apa yang ada? Mungkin nanti setelah kerja, kita ga bakal bisa jalan santai-santai dan tertawa hahaha hihihi dengan teman dan keluarga.


Cheers,
Carol
P.S. Thanks buat Nicky, anjing owner, yang selalu menemani dan kuajak ngomong hahaha!! Btw, anjing bole dikasih makan roti ga sih? Setiap kali saya beli roti healthy oatmeal, dia minta terus.. jadi kukasih 1/4 hahaha!

3 comments:

  1. yg w tau, anjing ga blh diksh coklat...hehe

    ReplyDelete
  2. anjing owner???
    owner anjing kali mksdna =="

    ReplyDelete
  3. huahahaha!! thanks har buat info nya, ntar klo ada coklat ga kukasih dah hahaha :). Btw, kenapa ya koq ga bole?

    wahh itu kan bukan bhs Inggris di hahaha!! jadi dibalek2 gpp hohoho ;p

    ReplyDelete